Tuesday, 27 January 2009

Kisah Bantal Busuk

Aku pernah memiliki sebuah bantal busuk. Bantal busukku berbentuk kepala kucing. Warnanya pula biru dan putih. Kainnya lembuuuut macam kain baldu. Isinya pula kekabu kapas yang amat lembut dan bergumpal-gumpal. Aku amat sayang akan bantalku itu. Nama Manel kuberikan kepadanya untuk menunjukkan kasih sayang dan dedikasiku terhadap harta kesayanganku itu. Walaupun Manel dikatakan mempunyai bau yang pelik dan memualkan akibat daripada tindakan kimia yang berpunca daripada rembesan kelenjar air liurku yang aktif dan tumpahan air Milo/Nespray/Sustagen yang basi, namun bagiku Manel tetap wangi lagi suci dan murni. Aku kerap memeluk dan menciumnya tanpa was-was. Setiap hari aku usung Manel ke mana saja aku pergi sambil menyebarkan baunya yang nan indah.

Ketika umurku masih muda dan masih belum berdaya untuk melawan pancaroba dunia, Manellah yang menjadi pelindung dan mentorku. Aku mampu menangkis segala rintangan hidupku dengan adanya kehadiran Manel. Aku ingat lagi ketika abangku cuba menumbukku akibat daripada cubaanku untuk mengambil patung Ninja Turtlenya tanpa meminta izinnya dahulu...namun, aku dapat menahan tumbukan padu maut itu dengan menggunakan Manel, dan seterusnya membaling Manel ke arah abangku untuk menghentikan serangan bertubi-tubi daripadanya. Sehinga kini abangku masih trauma dengan memori itu. Sejurus selepas episod itu, hubungan aku dan Manel menjadi lebih erat. Lantas, pangkat Manel aku upgraded-kan kepada sidekick. Dan semakin kerap aku mengepit bantal busuk di bawak ketiakku ke sana ke mari tanpa menghiraukan pandangan jelik daripada orang lain, terutamanya daripada abangku.

Sehinggalah pada suatu hari ketika aku baru pulang rumah dari tadika...

"Ne bantal Atil ne?? Ne bantal Atil??" laungku sambil mencari Manel di seluruh pelusuk rumah.
"Ne nya??? Atil mok bantal Atiiiilllll......"

Bantalku hilang entah ke mana tanpa meninggalkan berita. Aku menangis. Sedih. Pilu. Aku syak Manel di-kidnapped oleh keluargaku kerana aku tahu selama ini ahli keluargaku tidak merestui hubungan aku dan bantal busuk walaupun kasih sayang yang aku pamerkan untuk Manel adalah amat tulus lagi ikhlas.

Lama-kelamaan aku sudah terbiasa dengan status baruku yang single tanpa kehadiran sidekick di sisiku. Lagipun masa tu dah nak masuk darjah satu dan umur pun semakin meningkat, jadi semakin berkuranglah gian dengan bantal busuk. Heheh. Sekian, terima kasih.

-TAMAT-

Friday, 16 January 2009

Hutang Tag dari Encik Mat

For once and for all, kamek nak seleseikan hutang tag ngan Mat. Dari ria kamek ada janji nak jawab soklan-soklan tok tapi mala jak sik terpolah...questioning is easy, but answering isn't. Apapun, sori k Mat! Here goes the interrogation...

Overall, rate year 2008 from 1-10 (10 being the highest)
- 6

Have you fell in love last year?
- Ada...dengan kameraku.

Are you still in love with this person?
- Cintaku tetap milikmu G9!

Have you lost any friends?
- Alhamdulillah takde...

Have you made new friends?
- Dengan blogger-blogger sekalian :)

Do you have crush on someone? Did you tell them?
- Cinta monyet untuk bebudak skolah je...

Do you have any regrets?
- "Regrets, I've had a few...but then again, too few to mention" - Frank Sinatra

Do you have something you wish you would have done, but didn't?
- Oh yes. Tapi setiap kejadian ada hikmahnya, betol tak?

Did you became closer with your family?
- Yeah definitely.

Have you changed? Not just looks, but personally?
- Keperibadian? Entahlah... Bak kata Nabil, lu pikerlah sendiri.

Have you gotten drunk?
- Wuiihhh. Ha ra mim la!

Smoked?
- Hidu asap rokok orang lain adalah.

Got in a car accident?
- Na'uzubillah! Tapi eksiden kecik-kecik macam terlanggar bonggol tepi jalan adalah...

Done good in school?
- Kadang-kadang rajin, kadang-kadang malas.

Gone on a trip? If so, where?
- Tahun ni belom penah lagi.

Has something bad happened last year, that you wish you could go back and erase?
- Just let it be lah. Apa yang terjadi, dah terjadi.

Gotten anything new?
- Nada.

Talked to total strangers?
- Tak ingat la.

Did something good for the community?
- Ermmm...

Did something good for your school?
- Adalah buat kerja sukarelawan sikit-sikit...

Joined a new club?
- Blogger.com dikira tak?

Wished you could disappear?
- O...macam Hiro gitu? Yatta!

Gotten in a fight?
- Haven't we learnt anything from John Lennon? All we need is love people!

Favourite movie last year?
- Death at a Funeral & P.S. I Love You, just to name a few.

Favourite song last year?
- Based on my iTunes statistics, I played "Just Like a Star" & "Sempurna" a lot last year.

Pick a friend, just one. Write an awesome memory of 2008.
- Lepak-lepak ngan kengkawan kat gerai makan :)

Memory with family?
- Just hanging out with them and talking about things.

Best memory overall?
- Every happy time is the best, in general. And being with family & friends too.

2009 New Year's resolution?
- Mok jadi rajin cam SpanBob, bijak kedak Petrik, pande kedak Sandy, polah banyak duit kedak Mr. Krabbs, suk kedirik kedak Squidward :P

Will you become a closer friend with someone? (Who, if you wanna say!)
- With one of the Big Four.

Will you try harder in school/university?
- I'll try harder to try harder in uni. Toing toing.

Will you make this year much better tahun 2008? How?
- Tingkatkan usaha dan produktiviti.

What have you LIKED about 2008?
- The happy times :)

What have you DISLIKED about 2008?
- The bad times :(

Are you glad 2008 is over? Honestly?
- No, but that doesn't mean I didn't want for it to end too.

A nickname I had?
- Beyonce, Shakira...erkkk, salah!

College major?
- Accounting.

Name of your love?
- Family & friends.

A hobby?
- Saya suka berangan.

A bad habit?
- Berangan.

Wishlist?
- As corny as it sounds, there's nothing I wish more than to have happiness & joy in life.

Wednesday, 14 January 2009

Chef Zatil

Siang toklah pertama kali kamek kluar rumah sejak Red Alert di Bandar Kuching diisytihar. Rupa gaya kedak sekda banjey gik rah pasar nun. Alhamdulillah, the flood has eased in Kuching. I'm not too sure about the other parts of Sarawak though. Harap-haraplah rah Serian ngan tempat-tempat lain di Sarawak dah okey juaklah. Sian juak ngan sidak...abis dak pirin Astro, dah uras nok lom diangkut trak sampah, dak reta benda rumah terapong-apong atas aek. Sian juak tedah. Even though there will be a king tide (measured 10.8m at its peak this evening), I hope all will be well. Rain is a blessing yes, but too much of a good thing is not good.

Well now, I'm writing today not to discuss about the rain and the flood in Sarawak. What brought me here is my new recipe! Two days back I made a cake that caused such a huge stir in my family. It was a big hit! Okay, okay maybe I exaggerate that part a bit... Tapi nang blalak juak mak ngan bapak mek ngan kek ya. Berebut-rebut gik sidak. Hehe. So I decided to share-share a bit lah the recipe with you. 'Tis a very easy recipe to do, even a barely-beginner cook can whip this up in no time. No biggie!

Baiklah para penonton di rumah...adakah anda sudah sedia untuk buat kek bersama Chef Zatil dalam rancangan Falling Thoughts? (eksen-eksen tek pasya kitak orang madah "Ya!" sambil berik tepukan gemuruh)

A'ite folks, c'mon roll up your sleeves!

CHOC CHIP BANANA CAKE

INGREDIENTS
- 1 1/2 cups all-purpose flour
- 2/3 cup castor sugar
- 1/2 teaspoons baking soda (sik pasti juak dengan sukatan tepat...I just eyeballed)
- 1/4 teaspoon salt (preferably, use sea salt)
- 1 cup mashed bananas (paling nyaman mun pakei pisang otel a.k.a. pisang emas dibawa belayar. Sebabnya pisang jenis tok lemak manis)
- 1 egg
- 1/2 cup unsalted butter, melted
- 1/4 cup milk (for a healthy option, substitute this with non-fat milk/soy milk)
- 3/4 cup semisweet chocolate chips (abis cip coklet ditaboh kamek ria, jadi untuk pilihan alternatif, I chopped a handful or more of semi-sweet chocolate bar to replace the choc chips)

DIRECTIONS
1. Preheat oven to 350 degrees F (175 degrees C). Grease and flour your baking pan (9x13 or 8x8).
2. In a large bowl, mix flour, sugar, baking soda and salt.
3. In a separate bowl, combine mashed bananas, egg, melted butter and milk.
4. Stir banana mixture into flour mixture until blended. Stir baby stir! BUT, be careful not to over mix! (Boh tak orang ngegeh nak gaol bahan ya sampe sejam duak indah)
5. Stir in chocolate chips (you could add in chopped dried fruits if you want, but the cake won't taste as good without the choc bits in it)
6. Tuang adunan dalam acuan and bake at 350 degrees F (175 degrees C) 30 to 35 minutes, or until a toothpick inserted into center of cake comes out clean.
7. Let cool on a rack before serving.
8. Selamat menaboh kek!

Saturday, 10 January 2009

Part II: Say What?

I was en route to downtown and saw this signboard: Awas, Slow. Hmm...apa maksudnya sebenar-benarnya? Beware of the slow moving traffic? Ataupun, awas dan anda perlu perlahankan kenderaan? What is stated on the signboard is too short (unlike the one in the previous post) for the drivers to understand, and it's a little bit on the ambiguous side for the message to get across to the road users and automobile passengers--or at least me.

Tuesday, 6 January 2009

Say What?


When I first read this signboard, I didn't get it. In fact...I still don't. Apparently this goes to show that less is more. Betol sik?

Astaghfirullahalazim...

AMARAN: Jangan terpedaya dengan kitab Al-Quran palsu!

Klik sini untuk membaca infomasi ini dengan lebih lanjut. Janganlah menyimpang dari jalan yang benar. Nauzubillah hi minzalik.

Monday, 5 January 2009

I Love Tag

I got tagged again. Oohh, I like :). Thanks Tomato! *giggles* Ehem. So now, here goes the tag game...

a) Answer the questions below, do a Google Image Search with your answer, take a picture from the first
minimal words of explanation.
b) Tag 5 other people to do the same once you've finished answering every question page of results.

1. The age you'll be on your next birthday:


2. A place you'd like to travel to:


3. Your favourite place:


4. Your favourite food:


5. Your favourite pet:


6. Your favourite colour combination:


7. Your favourite piece of clothing:


8. Your all time favourite song(s):


9. Your favourite tv show:


10. First name of your significant other/crush:


11. The town in which you live in:


12. Your screen name or nickname:


13. Your first job:


14. Your dream job:


15. Your worst fear:


16. The one thing you'd like to do before you die:


Whooppss...wrong picture! Hehe.


17. The first thing you'll buy/do if you get $1,000,0000:

Lepas buat duit, buat amal jariah...


I'm tagging:
1. Azai
2. Mat
3. Lina
4. Kak Ross
5. Wee
6. Onggon
7. Audio
8. Renxokuken
9. Frankie
9. You!

Sunday, 4 January 2009

Esei Budak Darjah Empat

Amaran: Penulis blog tidak bertanggung jawab atas segala risiko dan komplikasi mental dan emosi yang mungkin pembaca akan hadapi setelah membaca karangan di bawah ini.

Pagi itu pagi minggu. Cuaca cukup sejuk sehingga mencapai takat suhu beku. Sebab itu saya tidak mandi pagi sebab air kolah jadi air batu dan air paip tidak mahu keluar sebab beku di dalam batang paip. Pagi itu saya bersarapan dengan keluarga di dalam unggun api kerana tidak tahan sejuk. Selepas itu emak saya mengajak saya menemaninya ke pasar. Tetapi saya tidak mahu.

Selepas emak menikam perut saya berkali-kali dengan garfu barulah saya bersetuju untuk mengikutnya. Kami berjalan sejauh 120 kilometer kerana pasar itu letaknya 128 kilometer dari rumah. Lagi 8 kilometer nak sampai pasar saya ternampak sebuah lori kontena meluru dengan laju dari arah belakang. Dia melanggar emak saya. Emak saya tercampak ke dalam gaung. Dia menjerit "Adoi!".

Lepas itu emak saya naik semula dan mengejar lori tersebut. Saya pun turut berlari di belakang emak saya kerana takut emak saya melanggar lori itu pula. Pemandu lori itu nampak kami mengejarnya. Dia pun memecut lebih laju iaitu sama dengan kelajuan cahaya. Kami pula terpaksa mengejar dengan lebih laju iaitu sama dengan dua kali ganda kelajuan cahaya. Emak saya dapat menerajang tayar depan lori itu. Lori itu terbabas dan melanggar pembahagi jalan lalu bertembung dengan sebuah feri.

Feri itu terbelah dua. Penumpang feri itu yang seramai 100 orang semuanya mati. Pemandu feri itu sangat marah. Dia pun bertukar menjadi Ultraman dan mem-fire pemandu lori. Pemandu lori menekan butang khas di dalam lori dia. lori itu bertukar menjadi robot Transformers. Mereka bergaduh di udara. Emak saya tidak puas hati. Dia pun terus menyewa sebuah helikopter di Genting Highlands dan terus ke tempat kemalangan.

Dia melanggar pemandu feri yang telah bertukar menjadi Ultraman itu. Pemandu feri itu terkejut dan terus bertukar menjadi pemandu feri semula lalu terhempas ke jalanraya. Pemandu feri itu pecah. Pemandu lori sangat takut melihat kejadian itu. Dia meminta maaf dari emak saya. Dia menghulurkan tangan ingin bersalam. Tetapi emak saya masih marah. Dia menyendengkan helikopternya dan mengerat tangan pemandu lori itu dengan kipas helikopter. Pemandu lori itu menjerit "Adoi...!" lalu jatuh ke bumi.

Emak saya menghantar helikopter itu ke Genting Highlands. Bila dia balik ke tempat kejadian, dia terus memukul pemandu lori itu dengan beg tangannya sambil memarahi pemandu lori itu di dalam bahasa Inggeris. Pemandu lori itu tidak dapat menjawab sebab emak saya cakap orang putih. Lalu pemandu lori itu mati. Tidak lama kemudian kereta polis pun sampai. Dia membuat lapuran ke ibu pejabatnya tentang kemalangan ngeri itu. Semua anggota polis di pejabat polis itu terperanjat lalu mati. Orang ramai mengerumuni tempat kejadian kerana ingin mengetahui apa yang telah terjadi. Polis yang bertugas cuba menyuraikan orang ramai lalu dia menjerit menggunakan pembesar suara. Orang ramai terperanjat dan semuanya mati.

Selepas itu emak saya mengajak saya ke pasar untuk mengelak lebih ramai lagi yang akan mati. Di pasar, emak saya menceritakan kejadian itu kepada penjual daging. Penjual daging dan peniaga-peniaga berhampiran yang mendengar cerita itu semuanya terkejut dan mati. Saya dan emak saya terus berlari balik ke rumah. Kerana terlalu penat sebaik saja sampai di rumah kami pun mati. Itulah kemalangan yang paling ngeri yang pernah saya lihat sebelum saya mati...